Bacaan Laqod Jaakum dan Keutamaan kalau Diamalkan Umat Muslim
Bacaan laqod jaakum adalah bacaan dzikir yang berasal berasal dari dua ayat terbaru surat At Taubah. Meski surat At Taubah mencakup golongan surat Madaniyah, sebagian ulama berpendapat bahwa dua ayat terbaru ini diturunkan di kota Mekkah.
Kedua ayat berikut secara spesial meyakinkan karakter mulia Nabi Muhammad SAW dan perintah untuk bertawakal kepada Allah SWT. Banyak keutamaan berasal dari membaca dua ayat paling baru surat At Taubah, salah satunya diterangkan di dalam hadist berikut.
Abu Ad-Darda’ radhiyallahu ‘anhu menuturkan “Barangsiapa yang mengucapkan dzikir selanjutnya di Shubuh dan sore hari sebanyak tujuh kali, maka Allah bakal memberi kecukupan bagi kepentingan dunia dan akhiratnya.” (HR Ibnu Sunni, Abu Daud, Syekh Syu’aib dan Abdul Qodir)
Apa makna Laqod Jaakum?
Laqod jaakum merupakan sebutan untuk dua ayat terbaru surat At Taubah. istilah laqod jaakum sendiri berarti perihal kepribadian Rasulullah SAW dan juga keimanan kepada Allah SWT. dikarenakan berarti yang benar-benar berarti berikut ayat ini sering diduga spesial supaya dijadikan zikir untuk umat muslim.
Mengutip berasal dari laman Nahdlatul Ulama, ke-2 ayat tersebut sempat menyebabkan kontroversi dalam peristiwa pencantumannya ke dalam Al-Quran. Kilas balik, sejarah ini di mulai saat Nabi Muhammad wafat dan Al-Quran belum tersusun serta tercantum di dalam satu mushaf.
Hal ini terjadi dikarenakan pada mulanya Nabi Muhammad memanglah melarang penulisan Al-Quran. bersama begitu, bacaan Al-Quran lebih banyak dijaga bersama dengan hafalan para teman dekat saja. terletak beberapa teman dekat yang termasuk menulis bacaan Al-Quran di daun-daun dan pelepah kurma.
Pada jaman Khalifah Abu Bakar, Umar bin Khatab mengusulkan untuk menyatukan ayat Al-Quran merasa satu. sesudah itu para penghafal Al-Quran dihimpun untuk menyusun ayat Al-Quran yang telah mereka hafalkan.
Dalam sistem penyusunan dan penulisan Al-Quran tidak enteng karena ternyata hafalan para teman dekat berbeda-beda. Ayat-ayat Al-Quran semata-mata ditulis dan dibukukan, andaikan periwayatan bacaan teman akrab mengerti dan kuat.
Selama sistem pembukuan, terletak kekurangan ayat Al-Quran. sesudah itu, tim penyusun Al-Quran ajukan pertanyaan kepada para sahabat satu per-satu. Adapun ayat yang tidak cukup berikut adalah surat At-Taubah 128-129.
Hingga kelanjutannya surat At-Taubah 128-129 sukses didapatkan dari hafalan Abu Huzaimah Al-Anshari. Riwayat dari Abu Huzaimah ini sempat diragukan karena beberapa kawan baik tidak meriwayatkan ayat ini.
Setelah lewat sebagian sistem panjang maka barulah disepakati tulisan bacaan, dan makna ayat seperti yang ada kala ini. Ayat tersebut adalah ayat yang dahsyat, apalagi di di dalam ajaran Tarekat Syadziliyiah hadir perintah untuk membacanya sebanyak 7 kali sehabis sholat lima waktu.
Pendiri Nahdlatul Ulama KH. A. Wahab Hasbullah pernah menganjurkan dua ayat berikut kepada umat Islam untuk diamalkan.
“Kalau kalian membaca ayat ini pagi hari, maka kalian tidak bakal mati hingga sore, andaikan kalian membaca ayat ini sore hari, maka kalian tidak bakal mati sampai pagi hari. kalau Allah menginginkan kamu mati, pasti Allah menjadikan kamu lupa membaca ayat ini (Laqadjaakun),” ujar KH. A. Wahab Hasbullah.
Baca terhitung Bacaan Dzikir Pendek yang akan Diamalkan Umat Muslim
Bagaimana Bacaan Laqod Jaakum?
Berikut ini bacaan laqod jaakum atau dua ayat teranyar surat at Taubah bersama dengan bahasa Arab, latin, dan bermakna yang dikutip berasal dari buku Keseimbangan Matematika didalam Al Al Qur’an oleh Abah Salma Alif Sampayya.
لَـقَدۡ جَآءَكُمۡ رَسُوۡلٌ مِّنۡ اَنۡفُسِكُمۡ عَزِيۡزٌ عَلَيۡهِ مَا عَنِتُّمۡ حَرِيۡصٌ عَلَيۡكُمۡ بِالۡمُؤۡمِنِيۡنَ رَءُوۡفٌ رَّحِيۡمٌ فَاِنۡ تَوَلَّوۡا فَقُلۡ حَسۡبِىَ اللّٰهُ ۖ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ؕ عَلَيۡهِ تَوَكَّلۡتُ ؕ وَهُوَ رَبُّ الۡعَرۡشِ الۡعَظِيۡمِ
Laqod ja’akum rosuulum min anfusikum ‘aziizun ‘alaihi maa’anittum hariishun ‘alaikum bil mu’miniina ro’uufur rohiim. Fa in tawallau faqul hasbiyallaahu laa ilaaha illaa huwa, ‘alaihi tawakkaltu wa huwa robbul ‘arsyil ‘azhiim.
Artinya: “Sungguh, udah datang kepadamu seorang rasul berasal dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang anda alami, (dia) sangat berharap (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang pada orang-orang yang beriman. Maka andaikata mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad), “Cukuplah Allah bagiku; tidak datang tuhan tidak cuman Dia. semata-mata kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang meresmikan ‘Arsy (singgasana) yang agung.” (QS. At Taubah: 128-129).
Apa manfaat dan manfaat Surat Laqod Jaakum?
Menurut KH. Musyaffa’ Ali didalam buku Doa-doa terbaik sepanjang ERA oleh Ust. Ahmad Zacky El-Syafa, barangsiapa yang membaca dua ayat terakhir surat At Taubah sebanyak tujuh kali sehabis sholat fardhu, maka ia akan memperoleh manfaat sebagai berikut:
Jika kebetulan kondisinya lemah, maka ia bakal beroleh kekuatan.
Jika kebetulan kondisinya terhina, maka ia dapat mendapatkan kemuliaan.
Jika kebetulan kondisinya terdesak, maka ia akan beroleh pertolongan.
Jika kebetulan ia mengalami kesusahan maka Allah dapat memberinya kemudahan dalam segala hal.
Jika kebetulan ia meresmikan utang maka Allah dapat memberinya berjalan supaya langsung akan melunasi hutang-hutangnya.
Jika kebetulan sedangkan mengalami ada masalah dan duka yang mendalam, maka Allah akan membuatnya gembira dan membuang kedukaannya.
Jika kebetulan kondisi ekonominya morat-marit tidak menentu, maka Allah akan melapangkan rezekinya serta menambah kebaikannya.
Jika kebetulan kondisinya tertutup (terhalang) dari suatu hal baik lahir maupun batin, maka Allah akan membukakan jalan terlihat untuknya.
Menurut Asy Syaikh Ahmad At-Tijani RA, terdapat beberapa fungsi lainnya bagi umat muslim yang membaca laqod jaakum. selanjutnya ini manfaatnya:
Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat subuh, maka Allah bakal menjaga hatinya
Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat zuhur, maka Allah dapat membangkitkan dan memastikan hatinya (dalam keimanan) di dunia maupun di akhirat.
Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat asar, maka dia tidak bakal mati seperti matinya orang kaget.
Barang siapa membaca ayat ini satu kali sehabis sholat magrib, maka dia akan diberi istiqomah (dalam beribadah) oleh Allah Swt.
Barang siapa membaca ayat ini satu kali sesudah sholat isya, maka Allah bakal menjaga dirinya berasal dari penguasa zalim.
Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat sunah, maka Allah dapat memberinya rezeki kepadanya dapat merasakan manisnya iman.
Barang siapa membaca ayat ini 77 kali setelah sholat Jumat, maka Allah dapat menjaganya dari makan makanan haram.
Barang siapa membaca ayat ini 360 kali antara hari arafah, maka Allah bakal menuntunnya dan mencukupinya berasal dari ada problem dunia akhirat.
Di samping itu, dua ayat tersebut juga berkhasiat akan mendatangkan keajaiban dan insya Allah akan bermimpi bersua bersama Rasulullah SAW. Caranya adalah dengan membaca ke-2 ayat tersebut tiap-tiap hari sebanyak 41 kali.