Proses untuk melakukan evaluasi ini menjadi sangat penting mengingat dinamika olahraga di tingkat universitas sangat dipengaruhi oleh kalender akademik. Pengurus organisasi menyadari bahwa program yang baik di atas kertas belum tentu dapat diimplementasikan dengan sempurna jika tidak disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan. Dalam pertemuan tersebut, data mengenai partisipasi mahasiswa, capaian medali dalam berbagai turnamen, hingga kendala teknis dalam pelaksanaan latihan rutin dibedah secara mendalam. Tujuannya bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk menemukan solusi atas hambatan yang ditemui.
Fokus utama dalam peninjauan ini adalah efektivitas program kerja yang telah dijalankan, mulai dari penjaringan atlet mahasiswa baru hingga penyelenggaraan liga internal antar fakultas. Salah satu poin yang menjadi sorotan adalah bagaimana organisasi mengelola anggaran yang terbatas namun tetap mampu memberikan fasilitas latihan yang layak. Batanghari memiliki potensi atlet yang besar, namun tanpa manajemen program yang rapi, potensi tersebut sering kali tidak terfasilitasi dengan baik. Oleh karena itu, perbaikan sistem administrasi dan koordinasi antar unit kegiatan olahraga menjadi agenda prioritas untuk periode mendatang.
Peninjauan ini secara khusus mencakup aktivitas selama semester gasal yang biasanya menjadi periode paling sibuk bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi. Di periode ini, tantangan terbesar adalah bagaimana mempertahankan minat mahasiswa agar tetap konsisten berlatih di tengah padatnya jadwal kuliah perdana. Hasil evaluasi menunjukkan perlunya inovasi dalam pendekatan komunikasi kepada mahasiswa agar kegiatan olahraga tidak dianggap sebagai beban tambahan, melainkan sebagai gaya hidup yang menyenangkan dan menyehatkan. Penyesuaian jadwal latihan agar lebih fleksibel menjadi salah satu rekomendasi utama yang lahir dari pertemuan tersebut.
Pencapaian yang diraih pada tahun ini menjadi standar baru bagi pengurus organisasi di Batanghari. Meskipun terdapat beberapa tantangan terkait infrastruktur, semangat juang para atlet mahasiswa patut mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya. Evaluasi ini juga mencakup aspek transparansi dalam pemilihan delegasi untuk kompetisi tingkat provinsi. Organisasi berkomitmen untuk terus meningkatkan objektivitas dalam setiap proses seleksi, sehingga hanya atlet yang benar-benar siap secara fisik dan mental yang akan mewakili daerah. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan para mahasiswa terhadap kredibilitas organisasi.